SERIAL PENEMU K-BEAUTY: TEMUI KIM HYOJIN, FOUNDER & CEO DARI HNCOSKIN

Dalam memperingati bulan sejarah wanita internasional, kami memulai serial baru dengan mewawancarai penemu K-beauty wanita untuk mempelajari tentang perjalanan entrepreneur dan bagaimana kecantikan mereka lahir. 

Penasaran dengan penemu dari Patchholic dan AOSA? Eunogo mewawancarai Kim Hyojin dari HNCOSKIN, perusahaan K-beauty dari 2 brand yang tidak jauh berbeda ini.

Kim Hyojin, penemu dan CEO HNCOSKIN

Terim kasih telah bersedia hadir dalam wawancara ini! Mohon ceritakan tentang diri Anda

Halo, saya Kim Hyojin, CEO dari HNCOSKIN. Sebenarnya saya mendirikan perusahaan ini di hari ulang tahun saya. "H" berarti Hyojin fan HNCO adalaha Hyojin dan Cosmetic. Ulang tahun perusahaan bertepatan dengan ulang tahun saya. Saya juga melakukan workshop akhir tahun setiap tahun.

Saya seorang ibu dari dua anak laki-laki dan saya memulai karir sebagai marketing di perusahaan IT di Korea Selatan. Saya juga pernah bekerja sebagai sales representative di sebuah perusahaan kosmetik.

Apa yang perusahaan Anda lakukan? Kapan Anda memulai HNCOSKIN?

Bisnis utama HNCOSKIN berkisar dari memproduksi bahan mentah untuk produk kosmetik seperti cushion, patch, dan mask, juga untuk sumber bahan subsider. Kami juga mengembangkan dan memasarkan brand skincare seperti Patchholic dan AOSA. Kami berencana untuk fokus pada pengembangan brand kami di tahun 2021.

Sebelum memulai HNCOSKIN, saya bekerja sebagai direktur di perusahaan manufaktur kosmetik yang memproduksi kosmetik untuk brand besar seperti Amore Pacific. Selama itu, saya menantang diri saya untuk meningkatkan penjualan Amore Pacific dan brand lain selama delapan tahun. Saya mendapat tujuan domestik dan internasional, saya rasa saya mendapatkan apa yang saya inginkan. Tentu saja, tujuan tersebut tidak ditentukan oleh perusahaan, melainkan saya sendiri.

Saya ingin mendapatkan tantangan baru untuk membuat produk kosmetik yang murni. Saya tinggalkan kantor dan bersiap untuk menjadi CEO perusahaan rintisan. Saya mendaftarkan nama saya, mendapatkan kantor yang kecil dan mencari tahu di Youtube apa yang harus saya persiapkan. 

Sebuah bisnis dimulai dengan uang. Memulai dengan istilah yang tidak umum "modal", seorang bos harus menghasilkan uang untuk membayar gaji. Ini seperti peraturan besi dan pikiran mengenai tidak bisa membayar gaji pegawai menyakiti hati saya. Jadi saya lakukan langkah demi langkah. Saya satukan produk yang dapat dijual dengan ketertarikan bisnis. Saya pergi ke pabrik dimana produk dapat dibuat sesuai dengan permintaan saya dan saya menandatangani kontrak. Saya mulai menyiapkan sampel produk. Untuk beban darurat, saya mengandalkan uang pesangon dan mencoba sebisa mungkin tidak mengeluarkan uang untuk peralatan kantor. 

Setiap kesuksesan kecil membantu saya. Saya tidak menyiapkan sesuatu untuk memulai bisnis ketika berada di perusahaan sebelumnya dan saya pikir hal itu tepat walaupun terlihat bodoh bagi orang lain. Saya tidak berpikir kalau ini akan berhasil walaupun saya sudah mempersiapkannya terlebih dahulu. Dan saya sadar, tidak ada trik dalam bisnis.

Perusahaan kami adalah rintisan yang telah berjalan selama empat tahun di bisnis OEM dan brand. Kami mendirikan perusahaan di bulan Maret 2018 dan telah mencapai penjualan 4.6 juta USD tahun lalu. Kami juga mendapatkan penghargaan dari organisasi di Korea termasuk Trade Export Certification 2020 dalam mencapai ekspor senilai 1 juta dolar. 

Dapatkah Anda ceritakan tentang AOSA? Bagaimana Anda muncul dengan konsep brand AOSA?

Sebagaimana kehidupan modern kita yang semakin sibuk dan melelahkan, banyak hari di mana Anda terlalu lelah untuk menghapus makeup sebelum tidur. Saya pun juga begitu. Walaupun saya menciptakan banyak kosmetik, saya tidak menggunakannya setiap hari. Lingkungan juga semakin rusak, yang menyebabkan masalah pada kulit kita dan juga penuaan lebih cepat. Saya ingin membuat produk yang dapat memperlambat penuaan sebisa mungkin dan membantu kulit melawan lingkungan yang berbahaya. Produknya harus simpel dan efektif, sehingga setiap orang dapat melakukannya di rumah tanpa perlu pergi ke klinik estetik. Produk Black Power menggunakan bubuk arang untuk membersihkan debu di pori-pori, mengisi kulit dengan kelembaban menggunakan liposome untuk menghidrasi kulit selama mencuci wajah, dan menggunakan panthenol untuk mengencangkan lapisan kulit melawan bahan berbahaya dan juga melindungi kelembaban kulit.

AOSA Black Power All In One Cleanser

Bagaimana Anda mengembangkan produk? Dari mana ide datang?

Saya selalu berpikir ketika main golf atau makan di luar. Jika Anda bekerja dengan waktu yang tepat seperti Anda melakukan pekerjaan rumah, Anda tidak dapat membuat produk yang baik.

Akhir-akhir ini, kami mencari produk yang cocok untuk berbagai macam pelanggan, seperti orang yang terkena efek cuaca, pelanggan yang sensitif dengan polusi, dan produk kecantikan bersih lainnya, juga untuk generasi Z yang senang berbelanja.

Berdasarkan formula dasar dari produk yang disukai orang asing, kami menyarankan produk yang mengikuti trend. Untuk orang yang tidak dapat bepergian karena COVID-19, kami telah menyediakan stiker mata untuk perawatan saat bermain golf.

Banyak juga pengembangan dalam bahan mentah untuk variasi produk Cica yang dapat menenangkan kulit sensitif karena memakai masker terlalu lama dan masalah kulit karena kuman.

Untuk produk kebersihan, kami melakukan cek ganda bahan mentah untuk bahan berbahaya atau uji coba hewan, mengembangkan dan mencari asal kemasan yang tidak menyebabkan sampah atau biodegradable.

Kami meneliti banyak aspek seperti desain produk, pengembangan bahan, bahan mentah yang efektif dari produk yang dapat ditempel ke wajah atau badan dan mengantarkan bahan efektif.

The new Pure Energy CICA+ Line from Patchholic

Anda menciptakan rangkaian Pure Energy CICA+. Apa yang baru dari produk ini?

Saya melihat beberapa kondisi kulit pelanggan wanita di ysia remaja di Filipina dan Indonesia di Instagram. Saya mendengar karena cuaca dan kualitas ufara, mereka mudah terpapar jerawat dan masalah tidak hanya di wajah, tapi juga di seluruh tubuh. Banyak produk cica di pasaran, tapi tidak semua cocok untuk pelanggan Asia Tenggara, dari segi isi, efektivitas, dan harga.

 Kami menukar air purifikasi yang terkandung 50-80% dalam produk kosmetik, ekstrak daun Centella Asiatica dari Madagascar, area yang baik di dunia, dan tambahan bahan untuk melembabkan seperti Madecaossoside. Saya meneliti terus menerus bersama dengan laboratorium untuk membuat produk yang dapat bekerka ketika digunakan secara konsisten. Saya ingin memastikan bahan kemasan yang digunakan tidak mempengaruhi harga, jadi pelanggan dapat puas. Saya percaya diri bahwa produk yang efektif harganya, yang dapat memperbaiki kulit dengan penggunaan yang konsisten.

Apa tantangan terbesar setelah menjalani bisnis?

Sejujurnya, di tahun 2020, saya investasi di banyak sertifikasi luar negeri untuk mengembangkan brand, tapi saya belum bisa ke luar negeri karena COVID19. Jadi, kami mengganti dengan memproduksi pembersih tangan dan tisu pembersih dan mengamankan bahan subsider yang dibutuhkan. Saya sangat khawatir ini tidan berjalan, tapi perusahaan terlihat tumbuh, terima kasih kepada respon yang cepat.

Bisnis bergantung pada diri sendiri. Saya mendapat banyak bantuan dari pemilik pabrik dan bisnis bahan subsifer. Di akhir hari saya harus mengurus semuanya dari biaya sampai kemasan untuk melihat hasilnya. Semua pilihan saya buat, saya hsrus bertanggung jawab.

Banyak waktu ketika orang-orang membantu dan ada godaan, biasanya berbentuk investasi. 

Saya menolak semuanya karena berbeda dengan nilai perusahaan. Bunga dari setiap investor pun berbeda, jadi lebih baik membuat keputusan baik dan berdiskusi dengan ahli sebelumnya. 

Apakah Anda punya saran untuk menginspirasi entrepreneur?

Pertama, alur kas yang akurat! CEO adalah orang yang menghasilkan uang. Bahkan untuk item yang dipercayai CEO, jika tidak jelas, harus disuplementasi dengan cepat.

Kami membangun bisnis, jadi kami memulai dengan memilih pabrik dan bahan subsider. Karena kami seorang manufaktur tanpa pabrik sendiri, saya pikir penting untuk mengumpulkan orang-orang yang memiliki talenta yang dapat berkontribusi di bidang yang berbeda dengan Anda. Tidak banyak yang bisa Anda lakukan sendirian.

Pemilik bisnis juga dapat bergantung pada tenaga kerjanya. Tahun lalu kami memberikan perhatian kepada kesehatan pekerja. Tentu saja ini penting karena COVID19. Namun, jika tidak ada pekerja, tidak akan ada perusahaan.

Kesehatan, kekuatan dan mental sangat penting. Tentu saja kerontokan rambut dan keriput di dahi biasanya diikuti dengan sakit kepala yang kronis.

Apa trend mendatang yang Anda lihat di industri K-beauty?

Karena COVID19, bisnis daring sangat menjadi beragam. Media sosial sedang gencar untuk meningkatkan penjualan offline dan online. Banyak perhatian pada media sosial dengan bisnis influencer dan mengembangkan ide untuk sukses.


Banyak produk cica yang membantu memperbaiki isu kulit karena penggunaan masker harian, sepertinya banyak mendapatkan popularitas.


Kecantikan bersih yang menjadi isu global juga sedang dikembangkan dengan konsumsi etis dan produk aman menggunakan bahan kosmetik dan kemasan yang jujur.


Produk estetik rumahan dengan efikasi yang tinggi dan bahan yang baik, pelatihan rumahan, produk skincare rumahan untuk mendapatkan kulit sehat juga banyak mendapatkan banyak perhatian dibanding makeup dan skincare estetik.