Jenis Operasi Hidung (Rhinoplasty)

by Eunogo

 

Jenis Operasi Hidung
Source: Marble Plastic Surgery

Pengaplikasian teknik operasi yang tepat untuk mendapatkan bentuk hidung yang natural sangat penting karena setiap orang memiliki bentuk hidung yang berbeda. Tiga bentuk hidung yang akan kami bahas pada artikel ini adalah bentuk hidung elang, hidung bulat dan hidung bengkok. 

Pada umumnya, teknik pembedahan terbuka digunakan untuk memperbaiki ketiga bentuk hidung tersebut. Selain itu, pembuangan tulang, pengurangan daging, pengikatan tulang rawan, pemanjangan septum (tiang antara rongga hidung), serta pembedahan lainnya juga dapat ditambahkan sesuai kebutuhan tiap pasien. 

Berikut adalah penjelasan mengenai bentuk hidung dan teknik pembedahan yang tepat untuk masing-masing bentuk hidung.

  1.       Hidung Elang

Hidung elang adalah istilah yang digunakan untuk menyebut hidung yang bagian batangnya menonjol dan bagian ujungnya turun ke bawah menyerupai bentuk paruh burung elang. Untuk memperbaiki hidung elang, bagian batang hidung yang agak bengkok harus diluruskan dan ujung hidung yang menurun harus ditinggikan.

 

Operasi Hidung Elang: Before & After
Source: Marble Plastic Surgery

Teknik Operasi

Ada berbagai macam teknik operasi yang bisa digunakan untuk memperbaiki hidung elang dilihat dari seberapa parahnya kondisi ujung hidung pasien. Jika kasusnya ringan dan kondisi ujung hidung tidak terlalu menurun, maka perbaikan bisa dilakukan dengan sederhana, yaitu dengan cara memotong sedikit bagian ujung hidung.

 

Operasi Hidung Elang: Kasus Ringan
Source: Marble Plastic Surgery

Jika kasusnya parah, misal hidungnya pesek dan ujung hidungnya sangat menurun seperti paruh elang, maka tulang rawan dan bagian kulit paling tebal dari pasien akan digunakan bersamaan dengan penggunaan implan untuk meninggikan hidung yang pesek sekaligus meninggikan ujung hidung yang menurun.  

 

Operasi Hidung Elang: Kasus Parah
Source: Marble Plastic Surgery

Pertanyaan terkait Operasi Perbaikan Hidung Elang

Pertanyaan yang biasanya ditanyakan pasien sebelum melakukan operasi perbaikan bentuk hidung elang ini adalah apakah tulang ujung hidung dapat tumbuh lagi pasca operasi atau apakah ada efek samping lainnya? 

Jawabannya adalah, tidak. Tulang ujung hidung yang sudah dibuang tidak akan tumbuh kembali. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan saat pasien menyentuh bagian ujung hidungnya, bentuk paruh elangnya masih sedikit terasa meskipun sudah dioperasi. 

Hal ini disebabkan oleh beberapa hal, seperti ujung hidung berbentuk paruh elangnya masih tersisa, atau ada pembekuan darah atau bekas luka/jaringan parut yang terbentuk di bagian tersebut. Walaupun begitu, jika dilihat dengan kasat mata kondisi hidung akan baik-baik saja dan tidak ada masalah yang perlu dikhawatirkan.

  1.       Hidung Bulat

Permasalahan yang banyak dihadapi oleh orang-orang Asia bagian timur adalah hidung yang bulat. Hidung bulat adalah hidung yang ujungnya rendah dan bulat. Jika hidung terlihat lebar atau menyebar, atau jika kulit pada cuping hidung tebal, bisa dikatakan hidung bulat.

Operasi Hidung Bulat: Before & After
Source: Marble Plastic Surgery

Penyebab Hidung Bulat

Ada banyak penyebab hidung bulat. Pertama, tulang rawan cuping hidung yang besar dan terlalu lebar akan memberi kesan ujung hidung yang terlihat bulat atau bagian depan hidung terlihat lebih lebar daripada bagian batang hidung. Selain itu, banyaknya lemak yang melapisi bagian tulang rawan di ujung hidung juga memberikan kesan ujung hidung yang tumpul.

Solusi untuk Hidung Bulat

Diagnosis yang akurat dan teknik operasi yang sesuai adalah hal yang paling penting. Pembuangan lemak dibutuhkan jika terdapat banyak lemak pada bagian ujung hidung atau terdapat banyak lapisan pada bagian lapisan tipis otot (fascia). Jika bagian cuping hidungnya terlalu lebar, maka bagian tulang rawan yang lebar akan diikat untuk mengurangi efek hidung yang terlihat lebar dan membantu memberikan efek hidung yang terlihat tinggi. Teknik pengikatan tulang rawan tersebut sangat efektif untuk pasien yang memiliki tulang rawan yang besar dan kulit yang tipis. 

 

Operasi Hidung Bulat: Before & After
Source: Marble Plastic Surgery

Teknik Operasi

Operasi hidung sederhana sangat disarankan untuk kasus seperti ini agar bentuk hidung tetap terlihat natural dan implan tidak terlihat.

Operasi Hidung Bulat: Tiap Kasus
Source: Marble Plastic Surgery

 

  1.       Hidung Bengkok

Hidung bengkok tidak hanya menyebabkan masalah pada estetika atau kecantikan bentuk hidung, tapi juga menyebabkan masalah pada fungsi hidung, seperti penyakit rinitis yang dapat menyumbat hidung. Untuk mengatasi kedua masalah tersebut, tulang hidung yang bengkok dan tulang rawan harus diperbaiki. 

Jika kondisi hidung tidak terlalu bengkok, hidung dapat diluruskan dengan cara sederhana, yaitu dengan memasukan implan yang telah disesuaikan dengan arah yang berlawanan dari kebengkokan tulang hidung. Dalam kasus parah, misal keseluruhan tulang hidung bengkok, maka operasi pemotongan tulang hidung dan pelurusan tulang rawan septum (tiang antara rongga hidung) diperlukan untuk mencegah hidung membengkok lagi dengan mengganti tulang rawan yang tidak simetris pada bagian kanan dan kiri hidung.

 

Operasi Hidung Bulat: Before & After
Source: Marble Plastic Surgery

Penyebab Hidung Bengkok

Hidung bengkok adalah bentuk hidung yang terlihat membengkok atau mengalami pembengkokan pada bagian septum di dalam hidungnya. Pada umumnya, hidung bengkok terjadi ketika terdapat ketidakseimbangan pada proporsi wajah atau adanya Maloklusi (bentuk hubungan rahang atas dan bawah yang menyimpang dari bentuk standar atau gangguan pada tulang rahang yang menyebabkan gigi berantakan). Penyebab umum lainnya adalah patah hidung setelah trauma yang disebabkan oleh kegiatan olahraga.

Kebanyakan pasien yang memiliki hidung bengkok biasanya juga memiliki gangguan pernapasan, sehingga operasi perbaikan hidung bengkok bukan hanya dapat memperbaiki bentuk hidung melainkan juga dapat membantu memperbaiki gangguan pernapasan tersebut. 

Teknik Operasi

Ada beberapa teknik operasi yang dapat digunakan untuk memperbaiki bentuk hidung bengkok karena berbagai faktor. Jika kasusnya ringan, penggunaan silikon dapat menjadi solusi. 

Operasi Hidung Bengkok: Kasus Ringan
Source: Marble Plastic Surgery

Namun, jika hidung bengkok parah karena trauma kecelakaan, maka diperlukan pembedahan tulang untuk membuang bagian yang menonjol dan bagian yang cekung akan diperbaiki dengan implan atau lapisan (tissue) dari bagian tubuh pasien.

Operasi Hidung Bengkok: Kasus Parah

Source: Marble Plastic Surgery

Benarkah Operasi Hidung Memiliki Efek Samping yang Serius?

Setiap operasi pasti memiliki efek samping, sama halnya dengan operasi hidung. Akan tetapi, efek samping tersebut dapat dikurangi dengan cara mengikuti petunjuk perawatan pasca operasi yang diberikan oleh rumah sakit. Selain itu, semakin pendek durasi operasinya maka semakin kecil pula efek sampingnya. Maka dari itu, penting sekali untuk melakukan tindakan operasi dengan dokter spesialis yang sudah berpengalaman di bidangnya.

Bagaimanakah Perawatan Pasca Operasi Hidung?

Perawatan yang harus dilakukan pasca operasi hidung adalah pencabutan benang jahitan dan pencabutan splint seminggu pasca operasi. Setelah benang jahitan dan splint dicabut, pasien tetap harus terus berhati-hati dan tidak diperbolehkan untuk melakukan aktivitas berlebihan selama sebulan sampai tulang hidungnya benar-benar sembuh. Pasien juga dilarang untuk membuat ekspresi berlebihan yang dapat membahayakan kondisi hidung pasca operasi, seperti ekspresi menurunkan ujung hidung dan sebagainya. 


Info lebih lanjut?

Untuk mengetahui lebih dalam tentang prosedur perawatan ini, hubungi Eunogo ke nomor +62 878 0009 0088 (WhatsApp & Line) atau e-mail ke konsultasi@eunogo.com.