FILLER HIDUNG VS TARIK BENANG HIDUNG: YANG INGIN ANDA KETAHUI

Salah satu prosedur yang paling sering ditanya di Singapore adalah prosedur non operasi: Filler dan Tarik Benang hidung. Eunogo mewawancarai Dr. YZ Tan, direktur Mizu Aesthetic Clinic untuk menjawab pertanyaan tentang filler dan tarik benang hidung.

Q: Selamat pagi Dr. Tan. Kami di sini untuk pembaca Eunogo yang berpikir untuk memperbaiki hidung mereka, tapi tidak siap melakukan operasi. Ada dua pilihan memperbaiki hidung tanpa rhinoplasty: filler dan tarik benang. Dapatkan Anda jelaskan perbedaannya?

Dr. Tan: perbedaan utama dalam penggunaan filler atau tarik benang adalah bagaimana hidung akan terlihat, bukan berarti semua orang cocok. Kami selalu memperhatikan struktur, bentuk, dan hasil hidung yang diinginkan. Hidung terdiri dari tulang, daging, dan kulit. Benang teksturnya seperti tulang. Filler lebih mirip daging, tidak seempuk itu, tapi mirip.

Sebagai contoh, coba lihat buku-buku tangan ketika Anda mengepal dan merasakannya. Itulah rasa seperti tulang hidung, tidak banyak daging di antara kulit dan tulang, jadi bukan tipe hidung yang cocok untuk tarik benang. Jika kita memasukan benang, akan terlihat “bengkok” dan lebih tipis di tengah dan tidak alami. Untuk hidung seperti ini, Anda akan memilih filler, atau filler yang dikombinasikan dengan tarik benang.

Jika Anda memiliki hidung yang lebih empuk dan gemuk, ketika Anda pencet tulangnya Anda tidak punya struktur yang mendukung, makan tarik benang mungkin lebih baik. Untuk hidung yang lebih bengkok, filler lebih baik karena dapat menggunakan filler dengan bentuk berbeda. Kalau tarik benang, Anda justru akan menonjolkan apa yang sudah Anda punya.

Q: Dapatkah Anda menceritakan manfaat dan kekurangan dari filler dan tarik benang hidung?

Dr. Tan: Kelebihan menggunakan tarik benang ini adalah hidung Anda akan terbentuk dan memiliki kontur yang baik. Contoh, untuk wanita yang menggunakan makeup untuk membentuk hidung, benang akan mengeliminasi kebutuhan tersebut dan memberikan yang diinginkan. Jika Anda mencari tinggi dan volume, filler akan memberikan hasil terbaik, tapi tidak bentuk yang sempurna.

Benang juga akan mengurangi resiko penyumbatan pembuluh darah, tapi Anda akan memiliki kemungkinan bengkak lebih tinggi, karena benang adalah implan sementara. Filler juga memiliki resiko penyumbatan, tapi kami memiliki teknik yang berbeda dan pencegahan untuk menghindarinya.

Q: Bagaimana dengan pemulihannya?

Dr. Tan: Pada dasarnya tidak ada pemulihan untuk filler. Ada kemungkinan bengkak selama setengah hari setelah prosedur. Jika Anda memiliki hidung yang padat, kemungkinan bengkak lebih kecil. Untuk tarik benang, akan ada lebih banyak bengkak karena benang dimasukan di hidung dan menimbulkan trauma di bawah kulit. Biasanya bengkak bertahan 2-7 hari.

Q: Anda mengatakan beberapa jenis benang. Berapa banyak benang yang digunakan?

Dr. Tan: Hal ini tergantung pada kasus yang ditangani, mungkin dilihat dari hasil minimal ada 6 benang. Saya pernah mendengar klien kami mendapatkan 2 sampai 4 benang, tapi akan terlihat jelas bedanya. 

Q: Ada dua jenis benang yang digunakan di wajah, yang larut dan tak larut. Mana yang Anda gunakan?

Dr. Tan: Saya selalu menggunakan benang PDO. Ini adalah benang berstandar medis yang lebih tipis daripada helaian rambut dan dibuat dari protein yang dapat larut seiring berjalannya waktu. Hanya benang PDO yang disetujui untuk digunakan di Singapura.

Q: Berapa lama setiap prosedur dapat bertahan?

Dr. Tan: Biasanya sekitar 12 bulan untuk filler dan tarik benang. Namun, benang PDO biasanya akan larut sekitar 9 bulan. Dengan filler, jika Anda menjalani gaya hidup aktif, mungkin metabolismenya lebih cepat dan mungkin hanya bertahan kurang dari setahun.

Q: Apa yang terjadi ketika mereka larut? Apakah larut secara bertahap atau tiba-tiba mereka bangun dengan hidung lama mereka?

Dr. Tan: Tentu tidak. Sebenarnya, ketika Anda memasang benang, jika anda menekan dengan jari, Anda akan merasakannya di bawah kulit. Jadi, ketika benangnya larut, semakin tidak terasa.

 Q: Anda mengatakan orang yang memiliki gaya hidup aktif. Bagaimana jika seseorang berolahraga dan hidungnya terkena bola?

Dr. Tan: Benangnya memiliki kait yang dapat menjaganya berada di posisinya. Jadi tidak akan berpindah.

Q: Ceritakan mengenai level sakit untuk filler dan tarik benang.

Dr. Tan: Saya selalu mengatakan bahwa saya melakukan prosedur dengan rasa sakit sedikit mungkin. Tapi tentu saja hal ini relatif. Kami pernah memiliki pasien yang pernah melakukan tarik benang di klinik berbeda dan mengatakan level sakitnya adalah 10/10. Ketika saya memasukan benang, Anda tidak akan merasakannya karena dianestesi dan mungkin inilah yang menjadi tidak nyaman selama prosedur. Beberapa dokter akan menyuntikan dengan sangat cepat, tapi saya melakukannya secara perlahan untuk mengeliminasi ketidaknyamanan.

Kalau filler, biasanya saya memberitahu pasien level sakitnya 1 atau 2 dari 10. Kadang, kami memasukan filler di dasar hidung dan saya berkata jujur level sakitnya 4/10.

 

Q: Anda mengatakan ini tidak permanen. Bagaimana jika pasien mendapat filler atau benang dan tidak menyukai hasilnya? Apa ada prosedur revisi?

Dr. Tan: Pertama, saya akan mengatakan saya melakukan ini selama bertahun-tahun. Bagaimanapun, seperti yang saya bilang sebelumnya, setelah tarik benang pasien akan mengalami pembengkakan dan hasilnya bisa dramatis. Saya maklum, jika ada yang sensitif untuk pertama kali.

Kami memiliki beberapa pasien yang kembali ke Mizu dan ingin menghilangkan benang dari prosedur di klinik terdahulu. Namun, benang tidak dapat dengan mudah diangkat karena mungkin meninggalkan lubang kecil dan menimbulkan luka. Jadi pasien tersebut kami bantu memperbaiki benangnya.